Komputer
Komputer adalah alat yang
dipakai untuk mengolah data menurut prosedur yang telah dirumuskan. Kata computer
semula dipergunakan untuk menggambarkan orang yang perkerjaannya melakukan perhitungan aritmatika, dengan atau tanpa alat bantu,
tetapi arti kata ini kemudian dipindahkan kepada mesin itu sendiri. Asal
mulanya, pengolahan informasi hampir eksklusif berhubungan dengan masalah
aritmatika, tetapi komputer modern dipakai untuk banyak tugas yang tidak
berhubungan dengan matematika.
Dalam definisi seperti itu terdapat alat seperti slide rule,
jenis kalkulator
mekanik mulai dari abakus dan seterusnya,
sampai semua komputer elektronik yang kontemporer. Istilah lebih baik yang
cocok untuk arti luas seperti “komputer” adalah “yang memproses informasi” atau “sistem pengolah informasi.”
Sekalipun demikian, definisi di atas mencakup
banyak alat khusus yang hanya bisa memperhitungkan satu atau beberapa fungsi.
Ketika mempertimbangkan komputer modern, sifat mereka yang paling penting yang
membedakan mereka dari alat menghitung yang lebih awal ialah bahwa, dengan pemrograman yang benar, semua komputer
dapat mengemulasi sifat apa pun (meskipun
barangkali dibatasi oleh kapasitas penyimpanan dan kecepatan yang berbeda),
dan, memang dipercaya bahwa mesin sekarang bisa meniru alat perkomputeran yang
akan kita ciptakan di masa depan (meskipun niscaya lebih lambat). Dalam suatu
pengertian, batas kemampuan ini adalah tes yang berguna karena mengenali
komputer “maksud umum” dari alat maksud istimewa yang lebih awal. Definisi dari
“maksud umum” bisa diformulasikan ke dalam syarat bahwa suatu mesin harus dapat
meniru Mesin Turing universal. Mesin yang mendapat
definisi ini dikenal sebagai Turing-lengkap,
dan yang pertama mereka muncul pada tahun 1940 di tengah kesibukan perkembangan
di seluruh dunia. Lihat artikel sejarah
perkomputeran untuk lebih banyak detail periode ini.
Bagaimana Komputer Bekerja
Saat teknologi yang dipakai pada komputer digital sudah berganti secara dramatis
sejak komputer pertama pada tahun 1940-an (lihat Sejarah perangkat keras menghitung untuk
lebih banyak detail), komputer kebanyakan masih menggunakan arsitektur
Von Neumann, yang diusulkan di awal 1940-an oleh John von Neumann.
Arsitektur
Von Neumann menggambarkan komputer dengan empat bagian utama: Unit
Aritmatika dan Logis (ALU), unit kontrol, memori, dan alat masukan dan hasil (secara kolektif
dinamakan I/O). Bagian ini dihubungkan oleh berkas kawat, “bus“
Memori
modul memori RAM
Di sistem ini, memori
adalah urutan byte yang dinomori (seperti “sel” atau “lubang
burung dara”), masing-masing berisi sepotong kecil informasi. Informasi ini
mungkin menjadi perintah untuk mengatakan pada komputer apa yang harus
dilakukan. Sel mungkin berisi data yang diperlukan
komputer untuk melakukan suatu perintah. Setiap slot mungkin berisi salah satu,
dan apa yang sekarang menjadi data mungkin saja kemudian menjadi perintah.
Memori menyimpan berbagai bentuk informasi
sebagai angka biner. Informasi yang belum berbentuk biner akan dipecahkan
(encoded) dengan sejumlah instruksi yang mengubahnya menjadi sebuah angka atau
urutan angka-angka. Sebagai contoh: Huruf F disimpan sebagai angka desimal 70
(atau angka biner ) menggunakan salah satu metode pemecahan. Instruksi yang
lebih kompleks bisa digunakan untuk menyimpan gambar, suara, video, dan
berbagai macam informasi. Informasi yang bisa disimpan dalam satu sell
dinamakan sebuah byte.
Secara umum, memori bisa ditulis kembali lebih
jutaan kali – memori dapat diumpamakan sebagai papan tulis dan kapur yang dapat
ditulis dan dihapus kembali, daripada buku tulis dengan pena yang tidak dapat
dihapus.
Ukuran masing-masing sel, dan jumlah sel, berubah
secara hebat dari komputer ke komputer, dan teknologi dalam pembuatan memori sudah
berubah secara hebat – dari relay elektromekanik, ke tabung yang diisi dengan
air raksa (dan kemudian pegas) di mana pulsa akustik terbentuk, sampai matriks
magnet permanen, ke setiap transistor, ke sirkuit terpadu dengan jutaan transistor di atas satu chip silikon.
Pemrosesan
Unit Pemproses Pusat atau CPU ( central
processing unit) berperanan untuk memproses arahan, melaksanakan pengiraan dan
menguruskan laluan informasi menerusi system komputer. Unit atau peranti
pemprosesan juga akan berkomunikasi dengan peranti input , output dan storan
bagi melaksanakan arahan-arahan berkaitan.
Contoh sebuah CPU
dalam kemasan Ball Grid Array (BGA) ditampilkan terbalik dengan menunjukan
kaki-kakinya
Dalam arsitektur von Neumann yang asli, ia
menjelaskan sebuah Unit Aritmatika dan Logika, dan sebuah Unit Kontrol. Dalam
komputer-komputer modern, kedua unit ini terletak dalam satu sirkuit terpadu
(IC – Integrated Circuit), yang biasanya disebut CPU (Central Processing Unit).
Unit Aritmatika dan Logika,
atau Arithmetic Logic Unit (ALU), adalah alat yang melakukan pelaksanaan dasar
seperti pelaksanaan aritmatika (tambahan, pengurangan, dan semacamnya),
pelaksanaan logis (AND, OR, NOT),
dan pelaksanaan perbandingan (misalnya, membandingkan isi sebanyak dua slot
untuk kesetaraan). Pada unit inilah dilakukan “kerja” yang nyata.
Unit kontrol menyimpan perintah
sekarang yang dilakukan oleh komputer, memerintahkan ALU untuk melaksanaan dan
mendapat kembali informasi (dari memori) yang diperlukan untuk melaksanakan
perintah itu, dan memindahkan kembali hasil ke lokasi memori yang sesuai.
Sekali yang terjadi, unit kontrol pergi ke perintah berikutnya (biasanya
ditempatkan di slot berikutnya, kecuali kalau perintah itu adalah perintah
lompatan yang memberitahukan kepada komputer bahwa perintah berikutnya
ditempatkan di lokasi lain).
Input dan Hasil
I/O membolehkan komputer
mendapatkan informasi dari dunia luar, dan menaruh hasil kerjanya di sana,
dapat berbentuk fisik (hardcopy) atau non fisik (softcopy). Ada berbagai macam
alat I/O, dari yang akrab keyboard,
monitor dan disk
drive, ke yang lebih tidak biasa seperti webcam (kamera web, printer, scanner, dan sebagainya.
Yang dimiliki oleh semua alat masukan biasa ialah
bahwa mereka meng-encode
(mengubah) informasi dari suatu macam ke dalam data
yang bisa diolah lebih lanjut oleh sistem komputer digital. Alat output, men-decode
data ke dalam informasi yang bisa dimengerti oleh pemakai komputer. Dalam
pengertian ini, sistem komputer digital adalah contoh sistem
pengolah data.
Penggunaan Komputer
Komputer digital pertama, dengan ukuran dan biaya
yang besar, sebagian besar mengerjakan perhitungan ilmiah. ENIAC,
komputer awal AS semula didesain untuk memperhitungkan tabel ilmu balistik
untuk persenjataan (artileri), menghitung kerapatan penampang neutron untuk
melihat jika bom hidrogen
akan bekerja dengan semestinya (perhitungan ini, yang dilakukan pada Desember
1945 sampai Januari 1946 dan melibatkan dala dalam lebih dari satu juta kartu punch,
memperlihatkan bentuk lalu di bawah pertimbangan akan gagal). CSIR Mk I,
komputer pertama Australia, mengevaluasi pola curah hujan untuk tempat
penampungan dari Snowy
Mountains, suatu proyek pembangkitan hidroelektrik
besar. Yang lainnya juga dipakai dalam kriptanalisis, misalnya komputer elektronik
digital yang pertama, Colossus, dibuat selama Perang Dunia II. Akan tetapi, visionaris
awal juga menyangka bahwa pemrograman itu akan membolehkan main catur,
memindahkan gambar dan penggunaan lain.
Orang-orang di pemerintah dan perusahaan besar
juga memakai komputer untuk mengotomasikan banyak koleksi data
dan mengerjakan tugas yang sebelumnya dikerjakan oleh manusia – misalnya,
memelihara dan memperbarui rekening dan inventaris. Dalam bidang pendidikan,
ilmuwan di berbagai bidang mulai memakai komputer untuk analisa mereka sendiri.
Penurunan harga komputer membuat mereka dapat dipakai oleh organisasi yang lebih
kecil. Bisnis, organisasi, dan pemerintah sering menggunakan amat banyak
komputer kecil untuk menyelesaikan tugas bahwa dulunya dilakukan oleh komputer kerangka
utama yang mahal dan besar. Kumpulan komputer yang lebih kecil di
satu lokasi diserahkan ke sebagai perkebunan
server.
Dengan penemuan mikroprosesor di 1970-an,
menjadi mungkin menghasilkan komputer yang sangat murah. PC
menjadi populer untuk banyak tugas, termasuk menyimpan buku, menulis dan
mencetak dokumen. Perhitungan meramalkan dan lain berulang matematika dengan spreadsheet, berhubungan dengan e-pos
dan, Internet. Namun, ketersediaan luas komputer
dan mudah customization sudah melihat mereka dipakai untuk banyak maksud lain.
Sekaligus, komputer kecil, biasanya dengan
mengatur memprogram, mulai menemukan cara mereka ke dalam alat lain seperti
peralatan rumah, mobil, pesawat terbang, dan perlengkapan industri. Yang ini
prosesor benam menguasai
kelakuan alat seperti itu yang lebih mudah, membolehkan kelakuan kontrol yang
lebih kompleks (untuk kejadian, perkembangan anti-kunci
rem di mobil). Saat abad kedua puluh satu dimulai, kebanyakan alat
listrik, kebanyakan bentuk angkutan bertenaga, dan kebanyakan batas produksi
pabrik dikuasai di samping komputer. Kebanyakan insinyur meramalkan bahwa ini
cenderung kepada akan terus.
Kata “Komputer”
Selama bertahun-tahun sudah ada beberapa arti
yang agak berbeda pada kata ‘komputer’, dan beberapa kata berbeda untuk hal
kami sekarang biasanya disebut komputer.
Misalnya “computer” secara umum pernah
dipergunakan untuk bermaksud orang memperkerjakan untuk melakukan perhitungan
aritmatika, dengan atau tanpa mesin membantu. Menurut Barnhart Concise
Dictionary of Etymology, kata tersebut digunakan dalam bahasa Inggris pada
tahun 1646 sebagai kata bagi “orang yang menghitung” dan lalu menjelang 1897
juga untuk “alat hitung mekanis”. Selama Perang Dunia II kata tersebut menunjuk
kepada para pekerja wanita AS dan Inggris yang pekerjaannya memperhitungkan
jalan artileri perang besar dengan mesin seperti itu.
Charles Babbage mendesain salah satu mesin
menghitung pertama disebut Mesin
Analitikal, tetapi karena masalah teknologi tidak dibuat seumur
hidupnya. Berbagai alat mesin yang sederhana seperti slide rule
baik juga sudah menyebut komputer. Di beberapa kasus mereka diserahkan ke
sebagai “komputer analog”, sewaktu mereka melambangkan nomor oleh continuous
kuantitas-kuantitas fisik daripada di samping digit biner yang berlainan. Apa
sekarang menyebut “komputer” saja secara umum pernah menyebut “komputer
digital” untuk membedakan mereka dari alat lain ini (yang masih dipakai di
bidang analog
pengolahan tanda, misalnya).
In yang memikirkan kata lain untuk komputer, itu
ialah harga mengamati bahwa di bahasa lain kata yang dipilih selalu tidak
mempunyai arti harfiah sama sebagai kata Bahasa Inggris. Dalam Bahasa Perancis misalnya, kata ialah
“ordinateur”, yang berarti kira-kira “organisator”, atau “memisahkan mesin”.
Pada bahasa Spanyol
digunakan kata “ordenador”, dengan arti sama, walaupun di beberapa negara
mereka menggunakan anglicism computadora. Dalam Bahasa Italia, komputer ialah
“calcolatore”, kalkulator, menekankannya computational menggunakan di balik
yang logis seperti penyortiran. Dalam Bahasa Swedia, komputer dipanggil “dator”
dari “data”. Atau paling tidak pada tahun 1950-an, mereka disebut
“matematikmaskin” (mesin matematika). Dalam Bahasa Tionghoa, komputer dipanggil
“dien nau” atau suatu “otak listrik”. Dalam Bahasa Inggris, kata lain dan frase
sudah bekas, seperti “mesin pengolahan data”.
Bagian-bagian Komputer
Komputer terdiri atas 2 bagian besar : Software/perangkat lunak dan hardware/perangkat keras.
Hardware
- Prosesor, atau CPU
unit yang mengolah data
- Memori RAM, tempat menyimpan data
sementara
- Hard drive, media penyimpanan
semi permanen
- Perangkat masukan, media
yang digunakan untuk memasukkan data untuk diproses oleh CPU, seperti mouse, keyboard, dan tablet
- Perangkat keluaran, media
yang digunakan untuk menampilkan hasil keluaran pemrosesan CPU, seperti monitor dan printer.
Software
- Sistem operasi : Program dasar pada
komputer yang menghubungkan pengguna dengan hardware komputer,
seperti Linux, Windows, dan Mac OS. Tugas sistem operasi termasuk
(tetapi tidak hanya) mengurus penjalanan program
di atasnya, koordinasi Input, Output, pemrosesan, memori, serta
penginstalan dan pembuangan software.
- Program komputer,
aplikasi tambahan yang diinstal sesuai dengan sistem operasinya
Slot pada komputer
- ISA / PCI : Slot untuk masukan kartu
tambahan non-grafis
- AGP
/ PCIe : Slot untuk masukan kartu
tambahan grafis
- IDE
/ SCSI / SATA : Slot untuk harddrive/ODD
- USB : Slot untuk masukan media plug-and-play
(colok dan mainkan, artinya perangkat yang dapat dihubungkan ke komputer
dan langsung dapat digunakan)
CPU
Unit Pengolah Pusat (UPP) (bahasa Inggris: CPU,
singkatan dari Central Processing Unit), merujuk kepada perangkat keras komputer yang memahami dan melaksanakan perintah dan data
dari perangkat lunak.
Istilah lain, prosesor (pengolah data), sering digunakan untuk
menyebut CPU. Adapun mikroprosesor adalah CPU yang diproduksi dalam sirkuit terpadu, seringkali dalam sebuah
paket sirkuit terpadu-tunggal.
Sejak pertengahan tahun 1970-an, mikroprosesor sirkuit terpadu-tunggal ini telah umum
digunakan dan menjadi aspek penting dalam penerapan CPU.
Komponen CPU
Diagram blok sederhana sebuah CPU.
Komponen CPU terbagi menjadi beberapa macam,
yaitu sebagai berikut.
- Unit kontrol
yang mampu mengatur jalannya program. Komponen ini sudah pasti terdapat
dalam semua CPU.
- Register
digunakan untuk menyimpan data dan/atau instruksi yang sedang diproses.
- ALU unit
yang bertugas untuk melakukan operasi aritmetika dan operasi logika
berdasar instruksi yang ditentukan.
Cara Kerja CPU
Saat data dan/atau instruksi dimasukkan ke
processing-devices, pertama sekali diletakkan di RAM (melalui Input-storage);
apabila berbentuk instruksi ditampung oleh Control Unit di Program-storage,
namun apabila berbentuk data ditampung di Working-storage). Jika register siap
untuk menerima pengerjaan eksekusi, maka Control Unit akan mengambil instruksi
dari Program-storage untuk ditampungkan ke Instruction Register, sedangkan
alamat memori yang berisikan instruksi tersebut ditampung di Program Counter.
Sedangkan data diambil oleh Control Unit dari Working-storage untuk ditampung
di General-purpose register (dalam hal ini di Operand-register). Jika berdasar
instruksi pengerjaan yang dilakukan adalah arithmatika dan logika, maka ALU
akan mengambil alih operasi untuk mengerjakan berdasar instruksi yang
ditetapkan. Hasilnya ditampung di Accumulator. Apabila hasil pengolahan telah
selesai, maka Control Unit akan mengambil hasil pengolahan di Accumulator untuk
ditampung kembali ke Working-storage. Jika pengerjaan keseluruhan telah
selesai, maka Control Unit akan menjemput hasil pengolahan dari Working-storage
untuk ditampung ke Output-storage. Lalu selanjutnya dari Output-storage, hasil
pengolahan akan ditampilkan ke output-devices.
Fungsi CPU
CPU berfungsi seperti kalkulator, hanya saja CPU jauh lebih kuat
daya pemrosesannya. Fungsi utama dari CPU adalah melakukan operasi aritmatika dan logika terhadap data yang diambil dari memori atau
dari informasi yang dimasukkan melalui beberapa perangkat keras, seperti papan ketik, pemindai, tuas kontrol, maupun tetikus. CPU dikontrol menggunakan
sekumpulan instruksi perangkat lunak
komputer. Perangkat lunak tersebut dapat dijalankan
oleh CPU dengan membacanya dari media penyimpan, seperti cakram keras, disket, cakram padat, maupun pita perekam. Instruksi-instruksi
tersebut kemudian disimpan terlebih dahulu pada memori fisik
(RAM), yang mana setiap instruksi akan diberi alamat unik yang disebut alamat
memori. Selanjutnya, CPU dapat mengakses data-data pada RAM dengan
menentukan alamat data yang dikehendaki.
Saat sebuah program dieksekusi, data mengalir
dari RAM ke sebuah unit yang disebut dengan bus, yang menghubungkan antara CPU dengan
RAM. Data kemudian didekode dengan menggunakan unit proses yang disebut sebagai
pendekoder instruksi yang sanggup menerjemahkan instruksi. Data
kemudian berjalan ke unit aritmatika dan logika (ALU)
yang melakukan kalkulasi dan perbandingan. Data bisa jadi disimpan sementara
oleh ALU dalam sebuah lokasi memori yang disebut
dengan register supaya dapat diambil kembali dengan cepat untuk
diolah. ALU dapat melakukan operasi-operasi
tertentu, meliputi penjumlahan, perkalian, pengurangan, pengujian kondisi
terhadap data dalam register, hingga mengirimkan hasil pemrosesannya kembali ke
memori fisik,
media penyimpan, atau register apabila akan mengolah hasil pemrosesan lagi.
Selama proses ini terjadi, sebuah unit dalam CPU yang disebut dengan penghitung
program akan memantau instruksi yang sukses dijalankan supaya instruksi
tersebut dapat dieksekusi dengan urutan yang benar dan sesuai.
Percabangan instruksi
Pemrosesan instruksi dalam CPU dibagi atas dua
tahap, Tahap-I disebut Instruction Fetch, sedangkan Tahap-II disebut
Instruction Execute. Tahap-I berisikan pemrosesan CPU dimana Control Unit
mengambil data dan/atau instruksi dari main-memory ke register, sedangkan
Tahap-II berisikan pemrosesan CPU dimana Control Unit menghantarkan data
dan/atau instruksi dari register ke main-memory untuk ditampung di RAM, setelah
Instruction Fetch dilakukan. Waktu pada tahap-I ditambah dengan waktu pada
tahap-II disebut waktu siklus mesin (machine cycles time).
Penghitung program dalam CPU umumnya bergerak
secara berurutan. Walaupun demikian, beberapa instruksi dalam CPU, yang disebut
dengan instruksi lompatan, mengizinkan CPU mengakses instruksi yang
terletak bukan pada urutannya. Hal ini disebut juga percabangan instruksi (branching
instruction). Cabang-cabang instruksi tersebut dapat berupa cabang yang
bersifat kondisional (memiliki syarat tertentu) atau non-kondisional. Sebuah
cabang yang bersifat non-kondisional selalu berpindah ke sebuah instruksi baru
yang berada di luar aliran instruksi, sementara sebuah cabang yang bersifat
kondisional akan menguji terlebih dahulu hasil dari operasi sebelumnya untuk
melihat apakah cabang instruksi tersebut akan dieksekusi atau tidak. Data yang
diuji untuk percabangan instruksi disimpan pada lokasi yang disebut dengan flag.
Bilangan yang dapat ditangani
Kebanyakan CPU dapat menangani dua jenis
bilangan, yaitu fixed-point dan floating-point. Bilangan fixed-point
memiliki nilai digit spesifik pada salah satu titik desimalnya. Hal ini memang
membatasi jangkauan nilai yang mungkin untuk angka-angka tersebut, tetapi hal
ini justru dapat dihitung oleh CPU secara lebih cepat. Sementara itu, bilangan floating-point
merupakan bilangan yang diekspresikan dalam notasi ilmiah, di mana sebuah angka
direpresentasikan sebagai angka desimal yang dikalikan dengan pangkat 10
(seperti 3,14 x 1057). Notasi ilmiah seperti ini merupakan cara yang
singkat untuk mengekspresikan bilangan yang sangat besar atau bilangan yang
sangat kecil, dan juga mengizinkan jangkauan nilai yang sangat jauh sebelum dan
sesudah titik desimalnya. Bilangan ini umumnya digunakan dalam merepresentasikan
grafik dan kerja ilmiah, tetapi proses aritmatika terhadap bilangan floating-point
jauh lebih rumit dan dapat diselesaikan dalam waktu yang lebih lama oleh CPU
karena mungkin dapat menggunakan beberapa siklus detak CPU. Beberapa komputer
menggunakan sebuah prosesor sendiri untuk menghitung bilangan floating-point
yang disebut dengan FPU (disebut juga math co-processor)
yang dapat bekerja secara paralel dengan CPU untuk mempercepat penghitungan
bilangan floating-point. FPU saat ini menjadi
standar dalam banyak komputer karena
kebanyakan aplikasi saat ini banyak beroperasi menggunakan bilangan floating-point.
Memori komputer
Memori fisik merupakan istilah
generik yang merujuk pada media
penyimpanan data sementara pada komputer. Setiap program dan data yang
sedang diproses oleh prosesor akan
disimpan di dalam memori fisik. Data yang disimpan dalam memori fisik bersifat
sementara, karena data yang disimpan di dalamnya akan tersimpan selama komputer
tersebut masih dialiri daya (dengan kata lain, komputer itu masih hidup).
Ketika komputer itu direset atau dimatikan, data yang disimpan dalam memori
fisik akan hilang. Oleh karena itulah, sebelum mematikan komputer, semua data
yang belum disimpan ke dalam media penyimpanan permanen (umumnya bersifat media
penyimpanan permanen berbasis disk, semacam hard disk atau floppy
disk), sehingga data tersebut dapat dibuka kembali pada lain waktu.
Memori fisik umumnya diimplementasikan dalam
bentuk Random Access
Memory (RAM), yang bersifat dinamis
(DRAM). Mengapa disebut Random Access, adalah karena akses terhadap
lokasi-lokasi di dalamnya dapat dilakukan secara acak (random), bukan secara berurutan
(sekuensial). Meskipun demikian, kata random access dalam RAM ini
sering menjadi salah kaprah. Sebagai contoh, memori yang hanya dapat dibaca (ROM), juga
dapat diakses secara random, tetapi ia dibedakan dengan RAM karena ROM dapat
menyimpan data tanpa kebutuhan daya dan tidak dapat ditulisi sewaktu-waktu.
Selain itu, hard disk yang juga merupakan salah satu
media penyimpanan juga dapat diakses secara random, tapi ia tidak digolongkan
ke dalam Random Access Memory.
Cakram keras
Cakram keras era tahun 1990-an tampak atas (kiri) dan tampak bawah
(kanan)
Cakram keras (Inggris: harddisk atau harddisk
drive disingkat HDD atau hard
drive disingkat HD) adalah sebuah
komponen perangkat keras
yang menyimpan data sekunder dan berisi piringan magnetis. Cakram keras diciptakan pertama kali oleh insinyur IBM,
Reynold Johnson di tahun 1956. Cakram keras pertama
tersebut terdiri dari 50 piringan berukuran 2 kaki (0,6 meter) dengan kecepatan
rotasinya mencapai 1.200 rpm (rotation per minute) dengan
kapasitas penyimpanan 4,4 MB. Cakram keras zaman
sekarang sudah ada yang hanya selebar 0,6 cm dengan kapasitas 750 GB.
Jika dibuka, terlihat mata cakram keras pada ujung lengan
bertuas yang menempel pada piringan yang dapat berputar
Data yang disimpan dalam cakram keras tidak akan
hilang ketika tidak diberi tegangan listrik. Dalam sebuah cakram keras,
biasanya terdapat lebih dari satu piringan untuk memperbesar kapasitas data
yang dapat ditampung.
Dalam perkembangannya kini cakram keras secara
fisik menjadi semakin tipis dan kecil namun memiliki daya tampung data yang
sangat besar. Cakram keras kini juga tidak hanya dapat terpasang di dalam
perangkat (internal) tetapi juga dapat dipasang di luar perangkat (eksternal)
dengan menggunakan kabel USB ataupun FireWire.
Jaringan komputer
Jaringan komputer adalah sebuah sistem yang terdiri atas komputer dan perangkat jaringan lainnya
yang bekerja bersama-sama untuk mencapai suatu tujuan yang sama. Tujuan dari
jaringan komputer adalah:
- Membagi sumber daya:
contohnya berbagi pemakaian printer, CPU,
memori, harddisk
- Komunikasi: contohnya surat elektronik,
instant messaging,
chatting
- Akses informasi: contohnya web
browsing
Agar dapat mencapai tujuan yang sama, setiap
bagian dari jaringan komputer meminta dan memberikan layanan (service).
Pihak yang meminta layanan disebut klien (client) dan yang memberikan
layanan disebut pelayan (server). Arsitektur ini disebut dengan sistem
client-server, dan digunakan pada hampir seluruh aplikasi jaringan komputer.
Klasifikasi Berdasarkan skala :
- Personal Area Network (PAN)
- Campus Area Network (CAN)
- Local Area Network (LAN)
- Metropolitant Area Network
(MAN)
- Wide Area Network (WAN)
- Grobal Area Network (GAN)
Berdasarkan fungsi : Pada dasarnya setiap
jaringan komputer ada yang berfungsi sebagai client dan juga server. Tetapi ada
jaringan yang memiliki komputer yang khusus didedikasikan sebagai server
sedangkan yang lain sebagai client. Ada juga yang tidak memiliki komputer yang
khusus berfungsi sebagai server saja. Karena itu berdasarkan fungsinya maka ada
dua jenis jaringan komputer:
- Client-server
Yaitu jaringan komputer dengan komputer yang
didedikasikan khusus sebagai server. Sebuah service/layanan bisa diberikan oleh
sebuah komputer atau lebih. Contohnya adalah sebuah domain seperti
www.detik.com yang dilayani oleh banyak komputer web server. Atau bisa juga
banyak service/layanan yang diberikan oleh satu komputer. Contohnya adalah
server jtk.polban.ac.id yang merupakan satu komputer dengan multi service yaitu
mail server, web server, file server, database server dan lainnya.
- Peer-to-peer
Yaitu jaringan komputer dimana setiap host dapat
menjadi server dan juga menjadi client secara bersamaan. Contohnya dalam file
sharing antar komputer di Jaringan Windows Network Neighbourhood ada 5 komputer
(kita beri nama A,B,C,D dan E) yang memberi hak akses terhadap file yang
dimilikinya. Pada satu saat A mengakses file share dari B bernama
data_nilai.xls dan juga memberi akses file soal_uas.doc kepada C. Saat A
mengakses file dari B maka A berfungsi sebagai client dan saat A memberi akses
file kepada C maka A berfungsi sebagai server. Kedua fungsi itu dilakukan oleh
A secara bersamaan maka jaringan seperti ini dinamakan peer to peer.
Berdasarkan topologi jaringan: Berdasarkan [topologi
jaringan], jaringan komputer dapat dibedakan atas: